SA-IJAAN, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus menunjukkan komitmen dalam menuntaskan persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. Komitmen ini diwujudkan dengan langkah proaktif Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, S.Sos., yang melakukan audiensi langsung ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta, Kamis (17/07/2025).

Kedatangan Bupati Muhammad Rusli disambut hangat oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, beserta jajaran pejabat KLHK di ruang kerja Menteri. Audiensi ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan berbagai persoalan dan usulan penguatan sistem pengelolaan sampah di Kotabaru.

“Kami di Kotabaru berkomitmen membangun sistem pengelolaan sampah yang terstruktur, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Melalui audiensi ini, kami berharap mendapat dukungan dan arahan langsung dari Kementerian,” jelas Bupati Muhammad Rusli.

Ia menambahkan, langkah ini juga sekaligus membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat di Bumi Saijaan. Dalam pertemuan itu, Bupati turut didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru.

 

Bupati Muhammad Rusli, S. Sos bersama Menteri Lingkungan Hidup DR. Hanif Faisol Nurofiq beserta jajaran di ruang kerja Menteri Lingkungan Hidup di Jakarta ( Foto : Diskominfo Kotabaru/sa-ijaan.com)

Menteri LH, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, kelurahan, hingga masyarakat. “Mari mulai dari rumah tangga. Pilah sampah organik dan nonorganik secara mandiri. Kesadaran ini sangat penting,” tegas Menteri Hanif.

Menurutnya, jika masyarakat mampu mengelola sampah sejak dari sumbernya, maka beban daerah dalam penanganan akan jauh lebih ringan. Bahkan, dana pengelolaan bisa ditekan dan dialihkan ke sektor prioritas lainnya.

“Saya harap, Bupati Kotabaru bisa segera menindaklanjuti hasil audiensi ini. Susun roadmap yang jelas, dan koordinasikan dengan SKPD terkait. Termasuk rencana aksi Jum’at Bersih dan pembentukan Satgas Lingkungan untuk mengatasi persoalan ‘sampah liar’ di tingkat desa dan kelurahan,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Kotabaru pun siap menindaklanjuti arahan tersebut. Dalam waktu dekat, DLH Kotabaru akan menyusun langkah taktis dan program unggulan yang selaras dengan program nasional KLHK.

Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal sinergi konkret antara pusat dan daerah dalam mengatasi krisis lingkungan, serta mendorong terciptanya tata kelola sampah yang efektif dan berdampak positif bagi kualitas hidup masyarakat.

Tags:audiensi KLHKBupati KotabaruKLHKlingkungan bersih Kotabarupengelolaan sampah Kotabaruroadmap pengelolaan sampahsatgas lingkungan Kotabaru.sinergi pengelolaan sampah