Sa- ijaan.com, Jakarta- Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus menggenjot upaya mewujudkan pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah program strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Optimisme tinggi ditunjukkan langsung oleh Bupati Kotabaru, Muh. Rusli, yang meyakini daerahnya akan masuk prioritas dalam program nasional ini.

Langkah konkret telah ditempuh dengan menghadiri Desk Pembahasan Usulan dan Penandatanganan Berita Acara Klarifikasi Dokumen di Gedung Konvensi TMPN Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2024).

Acara ini merupakan bagian dari tahapan penting menuju penetapan daerah penerima pembangunan Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial RI (Kemensos).

Kotabaru hadir dalam forum ini dengan kekuatan penuh. Perwakilan dari Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Bapperida, Dinas PUPR, BPKAD, dan Bagian Hukum Setda turut serta memastikan seluruh dokumen dan persyaratan yang diminta telah dipenuhi.

Verifikasi dan klarifikasi dokumen dilakukan langsung oleh Kemensos dan sejumlah kementerian terkait, dengan fokus pada kelayakan lahan, legalitas, serta status “clean and clear” dari lokasi yang diusulkan.

“Kami ingin melihat komitmen nyata dari daerah. Semua harus siap, dari dokumen hingga lokasi,” ujar Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, yang memimpin langsung jalannya desk verifikasi.

Setelah verifikasi rampung, Kemensos akan menggelar rapat pleno untuk menentukan daerah mana saja yang akan mendapat prioritas pembangunan Sekolah Rakyat tahun ini. Mereka yang lolos akan melanjutkan ke tahap penandatanganan MoU sebagai bentuk komitmen bersama.

Bupati Muh. Rusli menyampaikan bahwa Kotabaru siap secara administrasi dan teknis. “Kami sudah siapkan lahan sesuai ketentuan, lengkap dokumennya, dan semuanya clean and clear. Kami sangat optimis Kotabaru mendapat prioritas,” tegasnya.

Program Sekolah Rakyat ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang layak dan inklusif, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pemerintah Kabupaten Kotabaru menilai ini sebagai peluang besar untuk mempercepat pemerataan pendidikan di wilayahnya.

“Ini bukan sekadar bangun sekolah. Ini tentang menghadirkan harapan baru bagi generasi penerus di pelosok Kotabaru,” tutup Bupati Rusli.

Dengan kesiapan dan semangat tinggi, Kotabaru kini tinggal menanti hasil pleno. Jika lolos, pembangunan Sekolah Rakyat akan menjadi tonggak baru dalam sejarah pendidikan di Bumi Saijaan.

Tags:Bupati Kotabaru Muh. Rusliclean and clearVerifikasi dan klarifikasi