SA-IJAAN.COM, KOTABARU – Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal, PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tarjun meresmikan Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Tunggal Prakarsa Tarjun di Lapangan Upacara Yayasan Indocement, Rabu (6/8/2025).
Peresmian ini juga menjadi bagian dari peringatan 50 tahun Indocement dan 30 tahun beroperasinya Pabrik Tarjun.
Peresmian juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Direktur PT ITP Antonius Marcos, Dewan Pengawas Yayasan ITP Drs. Agus Haris Purwito, MM (Pengawas Pembina SMK Provinsi Kalsel), Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pembinaan SMK H. Ibadurrahman, S.Pd., M.Pd., Anggota DPRD Kotabaru Sahrani, S.AP., General Manager Plant 12 Agus Fahri, Ketua Yayasan ITP Alexander Frans, S.H., serta perwakilan pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, dan dewan guru.
Direktur PT ITP, Antonius Marcos, menyampaikan bahwa pendirian SMKS ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi siswa dan membuka peluang kerja di Indocement maupun perusahaan mitra.
”Sangat pentingnya sinergi antara sekolah, dunia industri, dan tenaga pengajar agar sekolah ini menjadi percontohan pendidikan berbasis industri,” ucap Marcos.

Rabu (6/8/2025) ( Foto : Istimewa/sa-ijaan.com)
Sementara itu, Ketua Yayasan ITP, Alexander Frans, S.H., menjelaskan bahwa SMKS Tunggal Prakarsa saat ini membuka dua jurusan, yaitu Teknik Alat Berat dan Teknik Instalasi Listrik, sesuai kebutuhan pabrik. Dua jurusan baru—Teknik Mesin dan Teknik Sipil—direncanakan dibuka pada tahun ajaran 2026/2027.
”Ada Sebanyak 72 siswa diterima di angkatan pertama, terdiri dari dua kelas masing-masing 36 siswa,” jelasnya.
Alexander berharap lulusan SMK ini, khususnya generasi muda Tarjun, dapat bekerja di Indocement, industri lain, atau bahkan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.



