Sa-ijaan, Banjarmasin– Sebanyak 45 wirausaha muda dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan mengikuti kegiatan Mudapreneur Meet Up Provinsi Kalsel Tahun 2025, yang digelar di Banjarmasin, Selasa (2/12/2025).

Kegiatan perdana ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hapiz, didampingi Kabid Pengembangan Pemuda, Muhammad Anugerah.

Dalam sambutannya, Pebriadin menegaskan bahwa Mudapreneur Meet Up hadir sebagai ruang strategis untuk menunjukkan bahwa pemuda adalah generasi produktif, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

“Kami ingin membuktikan bahwa pemuda bukan generasi pemalas atau jauh dari etos kerja. Mereka adalah generasi penuh potensi. Karena itu, kami pertemukan mereka dengan dunia korporasi,” ujarnya.

Dispora Kalsel memfasilitasi business matching antara pelaku usaha muda dan perusahaan, membuka peluang kerja sama dalam bentuk pelatihan, pendampingan, hingga dukungan akses permodalan.

“Tahap awal mungkin berupa mentoring. Namun ke depan, kami berharap terbangun kemitraan yang setara, mulai dari pemasaran produk, packaging, branding, hingga peluang pembiayaan,” tambah Pebriadin.

Kasi Kewirausahaan, Kemitraan, dan Penghargaan Pemuda Dispora Kalsel, Deny Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Forum Kewirausahaan Pemuda Kalimantan Selatan.

“Hari ini kita mempertemukan wirausaha muda dengan beberapa perusahaan. Harapannya, selama tiga hari ke depan perusahaan yang hadir dapat memberikan sosialisasi terkait bantuan CSR dan bentuk dukungan lainnya,” jelasnya.

Pada kegiatan ini, 10 perusahaan berpartisipasi sebagai narasumber, memaparkan materi terkait akses pendanaan, peluang kemitraan, hingga strategi bisnis berkelanjutan.

Sebanyak 45 peserta hadir dari seluruh Kabupaten/kota, terdiri atas wirausaha muda binaan Dispora Kalsel serta anggota Forum Kewirausahaan Pemuda.

“Kami berharap wirausaha muda yang hadir bisa mendapat dukungan konkret sehingga memiliki kemandirian ekonomi dan mampu menjalin kemitraan strategis dengan dunia usaha,” ujar Deny.

Ia juga menegaskan bahwa Mudapreneur Meet Up merupakan kegiatan perdana yang akan terus dikembangkan.

“Alhamdulillah pelaksanaannya berjalan baik. Semoga tahun berikutnya dapat kembali digelar untuk memperkuat kemandirian ekonomi wirausaha muda,” pungkasnya.