SA-IJAAN, KOTABARU – Peluncuran kompilasi lagu Banjar bertajuk “Balahindang 4” berlangsung semarak di Panggung Festival Budaya Saijaan (FBS) Siring Laut Kotabaru, Kamis (20/8/2025) malam.

Album ini menghadirkan 10 lagu Banjar khas Kotabaru yang dikemas secara modern tanpa meninggalkan nuansa budaya.

Kepala Bidang Event, Pertunjukan, dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Disparpora Kotabaru, Rudi Nugraha, S.Sos., M.AP, menyampaikan bahwa peluncuran ini merupakan hasil kolaborasi apik bersama Persatuan Artis Pencipta Lagu dan Penyanyi Kotabaru (PAPPRI).

“Dalam kompilasi lagu Banjar ini, kita melahirkan kembali karya-karya baru yang bisa dinikmati melalui video, radio, dan YouTube. Tujuannya agar lagu-lagu Banjar tetap lestari dan diminati generasi muda,” ujarnya.

Rudi menambahkan, kehadiran para seniman senior menjadi suntikan semangat bagi musisi muda. Ia pun tampak haru melihat silaturahmi seni yang terjalin hangat pada malam itu.

Salah satu Musisi muda menyanyikan tangga lagu balahindang 4 dengan memukau (Foto : Istimewa/sa-ijaan.com)

Daftar Lagu Kompilasi Balahindang 4

1. Tadarus Al-Quran – Roman (cipt. Alm Abdul Karim)

2. Berkat Kuitan – Intan (cipt. Patriawan)

3. Tumpang Dua – Fana (cipt. Anang Marendra Bayu)

4. Pantun Cinta – Roman (cipt. Alm Abdul Karim)

5. Pian Haja di Hati – Shanti (cipt. Shanti)

6. Banang Habang Saijaan – Marniati (cipt. Patriawan Imansyah)

7. Kambang Kartas – Syfa (cipt. H. Rudi Nugraha)

8. Turun Gunung – Intan dan Rifky (cipt. Iwan Najib Patriawan)

9. Parigal Suanang – (Alm) Resi Riswan/Midun (cipt. Anang Marendra Bayu)

10. Japin Bapantun – Ammar dan Nazmi (cipt. H. Rudi Nugraha)

Peluncuran album ini tidak hanya menghadirkan karya-karya baru, tetapi juga menjadi momen bersejarah. Para seniman yang hadir larut dalam suasana haru mengenang dua maestro Banjar yang telah berpulang, yakni Alm Resi Riswan (Midun) dan Alm Abdul Karim.

Rudi Nugraha menegaskan, meskipun mereka telah tiada, karya keduanya akan terus hidup dan dikenang masyarakat Kotabaru.

“Semoga lagu Banjar khas Kotabaru terus lestari dan menjadi motivasi bagi para pencipta lagu untuk terus berkarya,” pungkasnya.

Malam peluncuran ditutup dengan penyerahan penghargaan dan cenderamata berupa mini album Balahindang 4 kepada para seniman serta tamu undangan. Acara ini juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Disparpora Kotabaru, sehingga dapat dinikmati lebih luas oleh masyarakat.

Tags:Album Banjar KotabaruBalahindang 4Festival Budaya Saijaan 2025Lagu Banjar Kotabarumusik Banjar Kalimantan SelatanPAPPRI Kotabarupeluncuran lagu BanjarRudi Nugraha