SA-IJAAN, KOTABARU – Sangat Berbangga Hati Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, kembali menjadi tuan rumah event bertaraf internasional yaitu FLY Internasional Paragliding Accuracy Championship 7th Series Kotabaru Hebat 2025.

Event ini secara resmi dibuka langsung Bupati Kotabaru melalui Sekda Eka Saprudin, didampingi Kepala Disparpora Sony Tua Halomoan, unsur Forkopimda, tamu undangan pada Rabu malam (27/8/2025).

‎Event ini dilaksanakan sejak tanggal 24 – 30 Agustus 2025 dengan area untuk terjun gantole dan paralayang dari Bukit Bapake SJA Hills, mendarat di area pesisir pantai Jalan Berangas Km 9 Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru.

‎Dari pantauan di lapangan terlihat tak hanya atlet paralayang dan gantole dari berbagai daerah se-Indonesia, event ini juga diikuti atlet internasional, diantaranya dari Thailand.

Atlet paralayang sedang terbang di Kotabaru ( Foto : Istimewa/sa-ijaan.com)

Dalam sambutan Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli yang di bacakan Sekda Eka Saprudin menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan pecinta olahraga dirgantara.

‎”Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bergengsi, tetapi sekaligus momen penting untuk mempromosikan potensi wisata alam yang ada di Kotabaru untuk dikenal di kancah internasional,” ucapnya.

‎Ia berharap event ini menjadi magnet pariwisata sekaligus memperkuat citra Kotabaru sebagai destinasi unggulan di Kalimantan Selatan.

‎”Dengan semangat sportivitas, persahabatan, dan keberagaman yang hadir dalam kompetisi ini harus menjadi energi positif bagi seluruh peserta dan masyarakat,” Seru Eka Saprudin.

‎Ia menambahkan, semoga kejuaraan paralayang dan gantole ini berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi semua pihak.

‎”Mudah-mudahan pula event ini dapat semakin mengharumkan nama pariwisata Kotabaru,” ujar Sekda Kotabaru.

‎Ditempat yang sama, Kepala Disparpora Kotabaru, Sonny Tua Halomoan menyampaikan bahwa kejuaraan tahun ini diadakan selama 6 hari, kategori dibagi menjadi dua antara paralayang dan gantole.

‎”Gantolle 25-27 Agustus 2025, diikuti 31 atlet terdiri dari 9 orang kategori kelas A dan 23 orang dari kategori kelas provinsi yang mengikuti kejurnas dan tertulis sebanyak 7 provinsi dikategorikan kelas B,” jelas Sonny.

‎Sedangkan Paralayang (IPAC) 28-30 Agustus 2025, diikuti 39 atlet, termasuk 4 atlet top ranking Asia Oceania (2 dari Thailand dan 2 dari Indonesia).

‎”Peserta yang mengikuti kejuaraan datang dari berbagai provinsi di Indonesia seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumsel, Papua, Kalsel, Kaltim, hingga Banten dan Sulteng serta internasional,” jelasnya.

‎Ia juga menambahkan, olahraga ini merupakan olahraga yang memadukan keberanian ketepatan dan menikmati keindahan alam serta menarik minat wisatawan dalam dan luar negeri.

‎”Harapannya event ini merupakan wujud nyata Kabupaten Kotabaru dalam membangun potensi masyarakat dalam bidang olahraga khususnya olahraga paralayang dan gantole,” pungkas Kadisparpora Kotabaru.